Pemkab Lingga Diminta Bangun SLB untuk Anak Penyandang Disabilitas

BATAMTODAY.COM, Dabosingkep – Sebanyak 162 anak penyandang disabilitas di Kabupaten Lingga membutuhkan Sekolah Luar Biasa (SLB). Mereka, ingin mendapat pendidikan yang layak sama dengan anak-anak lainnya.

Keinginan untuk membangun SLB bagi anak penyandang disabilitas itu diungkap Ketua Forum Komunikasi Keluarga Anak dengan Kecacatan (FKKADK) Kabupaten Lingga, Hj Rugayah Harun, belum lama ini saat ditemui BATAMTODAY.COM di Gedung Sapta pesona Kelurahan Dabo.

Ia mengatakan SLB sangat dibutuhkan, karena seluruh anak penyandang disabilitas di Kabupaten Lingga tidak mendapatkan pendidikan yang selayaknya. Padahal, keinginan para anak itu untuk sekolah cukup tinggi, kendati mengalami keterbatasan.

Dijelaskan, anak penyandang disabilitas rata rata tinggal di daerah pulau-pulau yang ada di Kabupaten Lingga. Sehingga mereka sangat membutuhkan wadah pendidikan yang layak.

“Pemerintah daerah diharapkan segera membangun SLB di Lingga,” kata pensiunan guru yang sangat peduli dengan pendidikan anak usia dini ini.

Sementara itu, kegiatan yang bermaterikan pelatihan pendekatan fisioterapi terkini untuk tumbuh kembang anak penyandang disabilitas Cerebral Palsy ini juga bekerja sama dengan Yayasan Unan Rehabilitasi Sosial dan Vokasional penyandang Disabilitas.

“Disini narasumbernya kita gunakan, putra daerah yang memiliki keahlian dan kompetensi di bidang ini,” sebutnya.

Kalau dulu untuk menyelenggarakan kegiatan ini kita membutuhkan narasumber dari luar yang ahli di bidangnya, sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tapi dengan adanya anak daerah yang sudah memiliki kualifikasi di bidang tersebut, pemerintah daerah tinggal memprioritaskan SDM yang dimiliki oleh anak-anak daerah yang memiliki kemampuan dibidang tersebut.

“Kita berharap kegiatan ini hanya pemicu saja, kedepan hal ini harus jadi perhatian pemerintah daerah yang menyelenggarakan hal serupa dengan memanfaatkan SDM anak-anak daerah yang kita miliki,” sebutnya.

Sebelum berdirinya SLB di Kabupaten Lingga khususnya Dabosingkep, FKKADK kabupaten Lingga untuk sementara waktu ini membuka kursus bagi anak-anak penderita CP ini untuk mendapatkan pendidikan dari guru yang memang memiliki ahli di bidangnya.

“Sudah ada beberapa anak yang mendaftar, jadi mulai senin kita buka kursusnya di Sekretariat FKKADK di Jalan Telek, Desa Tanjungharapan, untuk sementara waktu,” sebutnya.

sumber batamtoday

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top