Wajah Wajah Baru Menduduki DPRD Tanjungpinang Dan Bintan

Kepri,April
Ketua Bakti Melayu Bersatu Kepri , Aminah Ahmat Menyoroti Pileg Di Kepri.
Masyarakat kepri masih kekurangan sumber daya manusia yang dapat di handalkan,namun di kepri tidak pernah kurang dengan penduduk yang memiliki segudang ilmu.
Namun kesempatan itu tidak diberikan kepada masyarakat yang berpeluang dan bahkan dirampas oleh para penguasa di negeri kepri ini.
Misalkan saja,warga yang ikut mencalonkan diri di lagislatif terdiri dari orang yang memiliki harta benda yang melimpah sehingga dengan gampangnya mereka melenggang menjadi wakil rakyat kononnya tahun 2019.
Hal ini pun tidak dapat dipungkiri lagi, yang mana seperti bupati Bintan istri bupati pun ikut nyalonkan diri sebagai legislatif , walikota Tanjungpinang anaknya pun berani banting stir untuk ikut andil dalam percaturan politik.
Bukan hanya di kota Tanjungpinang, di Kabupaten Bintan juga yang bakal mendapatkan kursi empuk di DPRD Bintan adalah caleg yang memiliki duit banyak dan yang sudah menduduki kursi dewan.
Seperti istri Bupati Bintan yang telah ngebet untuk menguasai kursi empuknya,dan semua perjuangan untuk duduk di DPRD harus memiliki isi Tas yang banyak.
Mengenai fenomena politik tersebut seperti sebuah destinasi Dinasty kerajaan yang bakal dipertahankan hingga anak cucu,angkat bicara menyoroti peristiwa tersebut adalah ketua Bakti Melayu Bersatu ( BMB ) Kepri Aminah Ahmad yang sangat menyayangkan bahwa sepertinya di kepri ini kekurangan SDM
ungkapnya kepada media ini dikediamannya, 19/4.
Masih menurut Aminah Ahmad, bahwa pileg tahun ini hanya sebuah permainan biduk catur dan bermain di area Domino atau batu Santeng mempertahankan jabatan kekuasaan dari kekeluargaan besar yang tidak mau di serahkan ke orang lain ujarnya lagi.
Ada yang ikut nyaleg seperti bapak,emak dan anaknya dalam satu partai itukan “Serakah” namanya tandas Aminah ulang .
Ada yang ikut nyaleg juga suami istri anak beranak, seharusnya negeri ini kan bukan negeri kerajaan yang harus turunan aliran darah yang akan menguasai kursi DPRD kepri Bintan dan Tanjungpinang ungkap Aminah sambel geleng geleng kepala merasa prihatin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top